
Perbedaan Resilience & Flexibility Setiap manusia pada dasarnya dilahirkan sebagai sosok yang tanggung dan juga kuat. Ketahanan yang dimiliki dalam menjalankan kehidupan ini tentunya telah menghadirkan keuntungan bagi hidup yang dijalankannya. Setiap manusia tentunya memiliki cara yang berbeda beda didalam menjalankan kehidupannya. Perbedaan tersebut pada dasarnya akan menghasilkan adanya perilaku yang berbeda pula dalam kehidupan yang dijalani.
Fleksibilitas dalam menjalani kehidupan ini tentunya menciptakan hasil yang lebih baik bagi orang yang menjalaninya. Setiap orang tentunya memiliki tingkat fleksibilitas yang berbeda beda antara satu dengan yang lainnya. Dan hal ini tentu dapat berpengaruh pada ketahanan yang dimiliki dalam menghadapi suatu persoalan. Dapat dikatakan bahwa seseorang yang sulit untuk bisa fleksibel dalam kehidupannya maka akan lebih banyak masalah yang bisa muncul. Ini tentu menjadi sebuah point penting yang perlu di perhatikan dalam memahami karakteristik dari manusia itu sendiri.
Dapat dikatakan bahwa seseorang yang hidup didalam keluarga yang jauh lebih fleksibel maka tingkat stress didalam keluarga lebih berkurang. Ini akan berbeda dengan keluarga yang memiliki tingkat fleksibilitas rendah maka akan cenderung lebih banyak masalah yang muncul. Ketahanan setiap orang tentunya berbeda beda antara satu dengan yang lainnya dalam menghadapi suatu persoalan didalam hidup. Antara resilience & flexibility psikologi tentunya merupakan dua hal yang berbeda. Perbedaan diantara keduanya tentu akan sedikit dibahas didalam pembahasan yang akan diberikan dibawah ini.
Berikut Perbedaan Resilience & Flexibility
Flexibility
Pada dasarnya flexibility psikologi merupakan sebuah ciri dari kepribadian yang menggambarkan kemampuan seseorang. Ini berkaitan dengan sejauh mana seseorang dapat mengatasi adanya perubahan keadaan dan juga memikirkan hal yang baru serta kreatif pada masalah yang dihadapi. Biasanya karakteristik ini akan muncul dikala stressor sudah muncul di karenakan adanya masalah didalam kehidupannya. Adanya masalah mendorong munculnya karakteristik psikologi flexibility pada setiap orang.
Jika membahas terkait dengan perbedaan resilience & flexibility maka tentunya letak perbedaannya adalah pada kemampuan yang dimiliki. Dimana pada dasarnya flexibility sendiri merupakan kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk bisa beradaptasi dengan berbagai tuntutan situasional. Penyeimbangan tuntutan hidup, dan juga komitmen terhadap perilaku yang ingin dimunculkan tentu menjadi bagian dari ciri kepribadian flexibility.
Resilience
Sebenarnya resilience sendiri merupakan sebuah ketahanan psikologis yang dimiliki oleh seseorang untuk bertahan di tengah masalah yang dihadapi. Sifat tidak mudah menyerah dan mencari jalan keluar untuk menyelesaikan sebuah permasalahan yang dihadapi tentu menjadi bagian dari resilience. Secara umum resilience sendiri merupakan sebuah kemampuan untuk dapat merespon secara positif saat dihadapkan dengan trauma. Ini berfungsi untuk dapat mengelola kehidupan yang dijalankan secara positif.
Seseorang perlu untuk memiliki resilience didalam dirinya karena dengan begitu mereka dapat tetap bertahan serta stabil dalam melewati peristiwa yang traumatis. Tentunya kemampuan resilience sendiri akan menyebabkan seseorang bisa bertahan dan terhindar dari stress yang bisa dialami. Seseorang yang memiliki tingkat resilience lebih tinggi akan mampu menurunkan tingkat stress yang dimiliki.
Tentunya resilience & flexilibity sendiri menjadi dua hal yang saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Jika dilihat secara umum memang sepertinya agak sama antara kedua istilah tersebut didalam psikologi. Akan tetapi tentu saat dibahas lebih jauh akan diketahui akan perbedaan diantara keduanya.
Dari uraian di atas, pelajaran apa yang didapat? dan silahkan memberikan pertanyaan dalam kolom komentar ya
Salam SuksesBerkah
Aditya Nugraha
Menarik
terima kasih sharingnya